Rumor-rumor di berbagai media itu yang membuat Sterling kini menjadi musuh utama publik Anfield dan dikabarkan sang agen adalah sosok utama yang berperan di balik kebimbangan Sterling saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kamu tidak bisa begitu saja berkata pada media tentang rencanamu terhadap kontrak yang kamu miliki. Kamu harus menghormati klub dan suporter yang sudah mendukungmu."
Pernyataan Henry ini sendiri didasarkan oleh pengalaman pribadinya semasa masih menjadi pemain junior berusia belasan tahun.
"Saya melalui fase itu. Ketika saya muda beberapa orang coba mendekatkan saya pada Real Madrid dan Monaco."
"Saat itu saya seolah tak lagi memiliki gairah di sepak bola, kehilangan konsentrasi karena banyaknya hal yang masuk dalam kepala saya."
"Semua beranggapan bahwa karier saya akan mulus dan terus bertanya tentang hal itu di saat saya sendiri sama sekali belum menjalani karir profesional," ucap Henry mengenang.
Terus mendapat nasehat dengan konteks negatif, Henry menyarankan Sterling untuk lebih berani bersikap terhadap sang agen.
"Dia harus jadi laki-laki sejati yang berani berkata,'Cukup, kau menghancurkan hidup dan karier saya!'" tutur Henry memberi saran.
Meski demikian, Henry sendiri secara terbuka mengakui bahwa klub yang mendapatkan tanda tangan Sterling bakal mendapatkan keuntungan besar.
"Dia adalah produk hebat Liverpool dan bakal jadi pemain yang hebat untuk Inggris. Dia berasal dari London dan Arsene Wenger menegaskan bahwa ia tertarik untuk mendatangkan Sterling."
Saya sendiri pastinya akan sangat bangga jika ia bermain bersama Arsenal, namun harus diingat sampai saat ini dia adalah pemain Liverpool," tutur Henry. (ptr/ptr)