Van Praag mendeklarasikan pencalonan dirinya pada 26 Januari lalu. Ketika itu ia menyebut bahwa FIFA harus segera berubah.
"Saya sangat khawatir dengan situasi di FIFA yang makin memburuk. Opini publik dan kepercayaan terhadap institusi FIFA sangat buruk," ucap Van Praag ketika itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Michael van Praag memutuskan untuk mengundurkan diri dari pencalonan Presiden FIFA dan bergabung dengan kandidat Presiden Prince Ali Al Hussein," ucap van Praag dalam rilis yang dipublikasikan oleh tim kampanye dirinya seperti dikutip dari Reuters.
Sebelumnya, pihak-pihak yang menentang Blatter dan berharap ada perubahan di tubuh FIFA memang sempat mengutarakan keinginan agar para penantang Blatter lebih baik bersatu memajukan satu calon agar suara-suara yang menginginkan perubahan di FIFA tidak terpecah belah.
Blatter sendiri sudah terpilih dalam empat pemilihan sebelumnya yaitu pada 1998, 2002, 2007, dan 2011. Walaupun sempat beredar rumor bahwa Blatter tidak ingin kembali maju dalam pemilihan tahun ini, namun akhirnya Blatter kembali datang dan jadi favorit untuk keluar sebagai pemenang. (ptr/ptr)