Namun pemain berusia 35 tahun tersebut mengakui meninggalkan klub yang ia bela sejak usia belia itu merupakan sebuah hal yang berat. Begitu berat, sehingga ia juga tidak memberitahu ibundanya tentang tawaran kontrak. Xavi telah memutuskan menolak kontrak baru dari Barcelona, namun itu ia lakukan tanpa sepengatahuan sang bunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu banyaknya kenangan yang ditinggalkan Xavi bagi Barcelona, tidak heran banyak publik Spanyol yang akan kehilangan sosok pengatur serangan asal Katalonia tersebut.
[Gambas:Twitter]
Namun dengan usia yang tak lagi muda, Xavi merasa kepergiannya saat ini merupakan keputusan yang tepat, di saat yang tepat.
"Suporter Barcelona telah membuat bulu kuduk saya merinding dengan teriakan 'Xavi, quedate' (Xavi, bertahanlah)," ujar Xavi melanjutkan. "Hal itu membuat Anda berpikir, tetapi saya pikir ini merupakan momen yang tepat untuk pergi." (kid/kid)