Sejak datang ke kursi manajer Liverpool pada tahun 2012, Rodgers sudah menghabiskan total 211 juta poundsterling (4,28 triliun rupiah) untuk belanja pemain. Jumlah itu jelas menunjukkan bahwa manajemen Liverpool pun memberikan dukungan penuh pada dirinya.
Namun, dari jumlah sebesar itu, hanya kurang dari 5 persennya yang dirasa efektif untuk kebutuhan klub Liverpool menurut Shearer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melihat statistik yang ada, Rodgers memiliki catatan yang buruk perihal transfer pemain dan ini yang bakal memunculkan keraguan terkait kapasitas Rodgers sebagai manajer Liverpool di musim selanjutnya," kata mantan bomber Newcastle ini melanjutkan.
Dalam pandangan Shearer, Liverpool bakal mengalami situasi yang lebih sulit dalam bursa jual-beli pemain pada musim depan. Padahal, Liverpool butuh pemain papan atas untuk bisa mendongkrak performa mereka agar mampu bersaing dengan tim kuat lainnya.
"Pada musim lalu, ketika mereka mendapat tiket Liga Champions, mereka tak mampu mendatangkan pemain hebat. Karena itulah, situasi bakal makin sulit saat mereka mencoba mendatangkan pemain besar tahun ini karena mereka harus absen di Liga Champions musim depan," kata Shearer berpendapat. (ptr/ptr)