Dengan kemenangan 3-2 ini, Sevilla kini mengoleksi empat titel Liga Eropa (Piala UEFA) dan kini berdiri sendirian meninggalkan Juventus, Liverpool, dan Inter Milan yang memiliki tiga gelar juara.
Tidak hanya itu, kemenangan Sevilla di Warsawa juga membuat mereka berhasil mempertahankan status juara Liga Eropa yang mereka raih tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada babak pertama sendiri, kedua tim saling menunjukkan kegigihan dan tekad kuat mereka untuk memenangkan pertandingan dengan saling ganti memimpin di pertandingan ini.
Dalam proses terjadinya dua gol Sevilla ini, lini belakang Dnipro benar-benar memperlihatkan celah besar yang bisa dengan mudah ditembus oleh barisan penyerang Sevilla.
Tak tinggal diam, Dnipro kemudian sukses mengakhiri babak pertama dengan skor 2-2 setelah eksekusi tendangan bebas Ruslan Rotan bersarang di pojok gawang Sevilla.
Dan pada akhirnya, kelengahan lini belakang Dnipro itu pulalah yang membuat Sevilla berhasil mencetak gol kemenangan di pertandingan ini.
Dalam situasi yang sebenarnya tidak berbahaya pada menit ke-73, umpan Vitolo Perez ke arah Bacca tidak bisa dihalau oleh barisan pertahanan Dnipro. Padahal saat itu lini pertahanan Dnipro dipenuhi oleh banyak pemain.
Alhasil, Bacca pun kembali mendapatkan kesempatan berhadapan satu lawan satu melawan Denis Boyko. Bacca pun sukses menaklukkan Boyko lewat tendangan kaki kiri mendatar.
Setelah tertinggal 2-3, Dnipro coba mencari gol penyama kedudukan. Namun mereka tak lagi mendapatkan peluang emas karena Sevilla bermain disiplin di lini belakang dan tak memberikan kesempatan bagi Dnipro untuk bangkit.
Susunan Pemain:
Dnipro (4-2-3-1)
Boyko; Fedetskiy, Douglas, Cheberyachko, Matos; Kankava, Fedorchuk (Bezus 68); Nascimento, Rotan, Konoplyanka; Kalinic (Seleznyov 78)
Sevilla (4-2-3-1)
Rico; Vidal, Carrico, Kolodziejczak, Tremoulinas; M'Bia, Krychowiak; Reyes (Coke 59), Banega, Vitolo; Bacca (Gameiro 82) (ptr/ptr)