JK menjelaskan bahwa kejadian tersebut bisa membawa olahraga sepakbola lebih baik ke depannya. Kendati demikian, JK memastikan pemerintah tak akan mengabaikan sanksi FIFA kepada PSSI akibat pertikaian antara Kementrian Pemuda dan otoritas sepak bola Indonesia tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau FIFA, yang ditangkap adalah orang yang bersalah, bukan FIFA-nya yang dibekukan, sehingga sepak bola tetap jalan," kata JK menjelaskan. Oleh karenanya, JK memastikan pemerintah akan segera memproses revisi surat sanksi administratif sebelum jatuh tenggat dari FIFA pada tanggal 29 Mei.
The Times, yang mengutip penegak keamanan yang tidak ingin disebutkan namanya, berkata bahwa tuduhan juga termasuk pencucian uang, penipuan, dan juga kehajatan terorganisir dengan kasus yang terentang hingga 20 tahun terakhir di tubuh FIFA.
Sementara itu, pemerintah berjanji akan segera merevisi surat pembekuan kepada PSSI yang ditandatangani Imam Nahrawi bertanggal 17 April 2015. Jika sanksi diturunkan maka timnas tidak dapat tampil dalam ajang internasional. (vws)