Surat sanksi FIFA ini dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiawan, dan juga oleh juru bicara FIFA kepada CNN Indonesia melalui surat elektronik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Komite Eksekutif PSSI kembali mengatur sepak bola Indonesia secara independen tanpa adanya campur tangan dari pihak lain, termasuk kementrian atau agensinya.
- Pengelolaan tim nasional diberikan kepada PSSI
- Tanggung jawab seluruh kompetisi PSSI diberikan kepada otoritas PSSI dan bidang-bidang di bawahnya.
- Seluruh klub yang diberi lisensi PSSI sesuai dengan Peraturan Lisensi Klub PSSI harus bisa bertanding di kompetisi PSSI.
Meski demikian, sebagaimana dicantumkan dalam surat, tim nasional Indonesia masih boleh bermain di SEA Games 2015.
"Ada negosiasi dari utusan Indonesia di Zurich sehingga timnas bisa bermain di SEA Games dan juga kursus lisensi pelatih C-AFC yang akan segera diselenggarakan masih bisa diteruskan, karena telah disepakati sebelumnya," kata Erwin.
Menurut Erwin, langkah yang diambil selanjutnya oleh PSSI akan menunggu sekembalinya La Nyalla Mattalitti dan Hinca Panjaitan dari Swiss.
"Yang bisa kami lakukan adalah mengetuk pintu hati Menpora," ujarnya.
Catatan redaktur: Berita diperbarui pada pukul 18.25 WIB untuk memberikan tambahan mengenai konfirmasi dari juru bicara FIFA. (vws)