Uniknya, tiga gol pertama Arsenal sendiri dicetak melalui cara yang berbeda-beda, yaitu Theo Walcott dengan kaki kiri memanfaatkan permainan tim yang apik, 'gol individu' kelas dunia dari kaki kanan Alexis Sanchez, dan sundulan Per Mertesacker dengan memanfaatkan skema umpan pojok.
Sementara itu, gol keempat Arsenal dicetak Olivier Giroud di detik-detik akhir pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wenger juga yang menukar Walcott dengan Sanchez di kedua sayap sehingga Arsenal bisa memecah kebuntuan di menit ke-40.
Tanpa kesulitan Walcott pun menendang bola dengan kaki kirinya.
Sementara itu, Sanchez melengkapi musim pertamanya yang gemilang bersama Arsenal dengan satu gol spektakuler di awal babak kedua. Dari luar kotak penalti, ia yang menggiring bola dari tengah lapangan mengubah arah geraknya lalu melakukan tendangan keras dengan kaki kanan yang nyaris tak mungkin dihentikan Given.
Bola berwarna oranye itu pun mengoyak gawang Villa dan memastikan keunggulan Arsenal menjadi 2-0.
Walcott sempat kembali memasukkan bola ke dalam gawang, tepatnya pada menit ke-55 dengan satu sentuhan. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena ia terlebih dahulu dalam posisi offside.
Arsenal kemudian menegaskan dominasi mereka pada pertandingan tersebut lewat gol Mertesacker di menit ke-62.
Menerima umpan pojok Sanchez dari arah kiri, pemain belakang asal Jerman tersebut dengan mudah melepaskan diri dari pengawalan Christian Benteke dan menempatkan bola di pojok kiri atas gawang Shay Given.
Manajer Aston Villa, Tim Sherwood, sendiri tak memiliki jawaban atas serangan Arsenal, atau juga untuk menembus lini pertahanan yang digalang Mertesacker dkk. Sepanjang 90 menit Villa memang terlihat tak mampu memberikan perlawanan apa pun.
Jelang detik-detik akhir pertandingan, justru Arsenal yang mencetak gol tambahan yaitu lewat sontekan penyerang Perancis, Olivier Giroud.
Akhirnya Arsenal pun menjadi pemenang pantas Piala FA 2015.
(vws)