Setelah kematiannya, Blatter menggambarkan Grondona sebagai "sahabat lama."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber The New York Times mengatakan, pihak otoritas Amerika Serikat percaya bahwa Valcke adalah orang yang memerintahkan adanya pembayaran tersebut. Melalui surat elektronik kepada The New York Times, Valcke telah membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa Grondona adalah orang yang berwenang untuk menyetujui pembayaran itu.
"Uang US$ 10 juta disetujui oleh pejabat Komite Keuangan saat itu dan proses dilakukan sesuai dengan Peraturan Organisasi. Pembayaran dalam skala seperti ini membutuhkan persetujuan dari Komite Keuangan FIFA."
Tidak diketahui apakah tanda tangan Blatter diperlukan untuk mengeluarkan dana sebesar itu.
Amerika Serikat menuduh bahwa uang sebesar itu digunakan untuk menyuap Warner dan Blazer untuk memberikan suara agar Piala Dunia 2010 dilaksanakan di Afrika Selatan.
Dokumen tuntutan menyatakan: "Pada 2 Januari 2008, 31 Januari 2008 dan 7 Maret 2008, seorang petinggi FIFA menyebabkan terjadinya pembayaran sejumlah US$ 616 ribu, US$ 1,6 juta, dan US$ 7,784 juta -- nilai total uS$ 10 juta-- untuk dikirimkan dari rekening FIFA di Swiss ke koresponden Bank Amerika di New York, New York, dengan akun rekening penerima dimiliki oleh pihak CFU dan CONCACAF, namun dikendalikan oleh Jack Warner." (vws)