Hal itu dipublikasi AFC dalam sebuah pernyataan yang dilansir di situs resmi konfederasi tersebut.
Dengan demikian, laga yang akan dilakoni Indonesia melawan Taiwan (11 Juni) dan Irak (16 Juni) pun telah dibatalkan AFC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sanksi FIFA itu dijatuhkan usai kongres yang berlangsung 29 Mei lalu di Zurich, Swiss, karena polemik sepak bola nasional antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Pengurus PSSI. Meskipun begitu, FIFA tetap mengizinkan timnas Indonesia untuk tetap bermain dalam pertandingan Sea Games di Singapura.
PSSI--yang saat itu masih dipimpin Djohar Arifin Husin--tetap memberi izin kepada operator kompetisi, PT Liga Indonesia, untuk menyertakan Persebaya dan Arema.
Kemenpora akhirnya memberikan sanksi administratif yang membekukan PSSI, sehari sebelum Kongres PSSI yang digelar di Surabaya dan menunjuk La Nyalla Matalitti sebagai ketua umum.
Bukan hanya larangan untuk ikut bertanding dalam kompetisi internasional, sanksi FIFA itu juga dinyatakan AFC akan terkait pula pada program pengembangan sepak bola.
"Sepanjang PSSI diskors, sepak bola Indonesia juga akan tidak mendapatkan manfaat dari program pengembangan AFC dan FIFA," demikian bunyi pernyataan AFC. (kid/kid)