Dana tersebut, kata Mbalula, ditujukan sebagai donasi guna membangun pusat sepak bola bagi keturunan Afrika di Karibia.
"Kami tegas menolak negara dan pemerintah kami menyuap siapa pun untuk menerima hak menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010. Itu adalah program yang diterima dan kami tidak dapat mengerti mengapa sekarang diinterpretasikan sebagai suap," kata Mbalula dalam jumpa pers seperti dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warner--yang merupakan mantan Wakil Presiden FIFA--itu menjadi satu dari sembilan pejabat FIFA yang masuk dalam investigasi Kejaksaan Amerika Serikat terkait skandal organisasi sepak bola dunia tersebut.
"Kami memberi uang itu tanpa syarat. Jack Warner adalah pemimpin dari CONCACAF dan Serikat Sepak Bola Karibia, dan seorang yang baik," kata Direktur Jenderal Menteri Olahraga Afrika Selatan Alec Moemi.
"Saya tak memiliki alasan untuk mengatakan saya harus meninggalkan (jabatan) sekretaris jenderal karena apa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, karena saya tak bertanggung jawab," ujarnya dalam wawancara dengan radio Perancis seperti dikutip Reuters, "Saya tidak tercela dan pastinya saya tidak merasa bersalah." (kid/kid)