Keputusan ini disampaikan Brunei pada Kongres Federasi SEA Games (SEAGF), setelah mereka gagal mendapatkan lampu hijau dari Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Keolahragaan.
"Kami menyampaikan hal ini kepada Kongres dengan penuh penyesalan. Ini adalah berita yang kami terima," ujar wakil presiden Komite Olimpiade Nasional Brunei (BDNOC), Hj. Muhd Zamri Paduka Hj Hamdani, seperti dikutip dari The Brunei Times.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terakhir kalinya Filipina menjadi tuan rumah ajang dua tahunan itu adalah pada 2005. Mereka dijadwalkan untuk menjadi tuan rumah pada 2025, namun laporan media dari hasil pertemuan di Singapura tersebut menyebutkan bahwa mereka mau mengajukan diri dalam waktu singkat.
(vws)