Pertarungan Wahyu/Ade melawan ganda Korea berlangsung menarik sejak awal dan mencapai klimaksnya di pengujung pertandingan. Mereka sempat menggagalkan dua match point yang didapat Sung Hyun/Baek Choel dan balik mendapat match point pada angka 22-21.
Namun sayangnya, mereka gagal memaksimalkan peluang emas ini dan malah kalah 22-24 di akhir pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konsentrasi kami kurang di fase krusial dan kami terlalu terburu-buru ingin memenangkan pertandingan," ucapnya melanjutkan.
Momentum Indonesia Terbuka
Meski sudah tersisih di Indonesia Terbuka, secara keseluruhan penampilan Wahyu/Ade di turnamen ini terbilang memuaskan. Mereka terbukti bisa menandingi permainan ganda-ganda papan atas dunia.
"Sebetulnya dari segi permainan tidak terlalu jauh berbeda, namun mungkin karena dukungan penonton yang membuat semangat kami jadi lebih menggebu-gebu," ungkap Wahyu.
"Setelah ini kami harus bisa meningkatkan performa kami dan tampil bagus di kejuaraan-kejuaraan lainnya. Kami ingin masuk 20 besar secepatnya."
Indonesia sendiri saat ini memang masih menunggu kemunculan ganda tangguh lainnya di luar Ahsan/Hendra. Di pelatnas terdapat sejumlah nama macam Angga Pratama/Ricky Karanda, Rian Agung/Berry Anggriawan, Kevin Sanjaya/Markus Fernaldi, dan Wahyu/Ade, namun belum satupun yang benar-benar tampil konsisten.
"Persaingan di antara kami pasti ada dan semuanya ingin menunjukkan yang terbaik," kata Wahyu.
(ptr)