Greysia/Nitya menunjukkan ketangguhan mental dalam pertandingan babak semifinal yang memakan waktu selama 1 jam 9 menit ini.
Di game pertama, Greysia/Nitya mendapat pukulan telak lantaran sudah unggul 16-11 dan malah kalah 20-22 lewat deuce.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perjalanan ini belum berakhir. Kita harus bersiap lagi untuk pertandingan esok hari," tutur Greysia seusai pertandingan.
"Kami sudah berjumpa di Australia dan di sana kami menelan kekalahan. Karena itu kami akan berusaha memanfaatkan pertandingan nanti untuk melakukan balas dendam," ujar Nitya.
Berbicara mengenai jalannya pertandingan di babak semifinal, Greysia/Nitya mengakui bahwa mereka sukses menjalani instruksi pelatih dengan baik.
"Sejak awal pertandingan kami sudah menyiapkan strategi dan strategi itu berjalan dengan baik," ucap Greysia.
"Di game pertama, kami mampu memimpin namun belum berhasil memenangkan pertandingan."
"Saat itu kami kurang dalam hal kontrol terhadap irama permainan. Hal itulah yang kemudian kami perbaiki di game berikutnya," kata Greysia.
Greysia/Nitya menjadi wakil Indonesia pertama yang lolos ke babak final di turnamen ini. Indonesia masih berpeluang meloloskan satu lagi wakil lainnya karena Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan belum bertanding saat ini. (ptr)