Marquez yang begitu menakutkan di dua musim terakhir justru belum menunjukkan performa terbaiknya musim ini. Ia baru sekali menjadi pemenang dan bahkan sudah dua kali gagal finis. Alhasil, kini ia hanya mengantongi 69 poin, berbeda 49 angka dari Valentino Rossi yang saat ini memimpin klasemen.
"Akhir pekan ini balapan akan berlangsung di Katalonia dan masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan untuk membuat motor berada dalam kondisi siap," ujar Marquez seperti dikutip dari crash.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berharap bisa menyajikan pertarungan yang menarik dan jadi tontonan seru bagi para suporter," kata penunggang motor nomor 93 ini melanjutkan.
"Hal itu menyulitkan saya setiap saya ada di tikungan. Dengan tidak bagusnya kontrol ban belakang, maka saya benar-benar bergantung pada pengereman ban depan," tutur Marquez.
"Dengan kondisi itu, saya harus fokus 100 persen di tiap tikungan. Saya banyak berhasil melewati tikungan dengan kondisi seperti itu, namun tentunya tidak setiap saat saya bisa melakukannya," kata Marquez bercerita.
Honda sendiri tidak boleh melakukan perubahan pengaturan mesin musim ini sehingga Marquez dan tim Honda harus mengatur agar daya mesin motor Marquez bisa dikendalikan.
"Jika kami tidak bisa melakukan perubahan terhadap mesin, maka kami harus melakukan perubahan terhadap sasis agar masalah ini bisa teratasi," ucap Marquez berharap. (ptr/ptr)