Pemain Juventus tersebut percaya diri Chile memiliki kesempatan besar untuk mengangkat trofi juara di ajang empat tahunan tersebut setelah mereka hanya memiliki kisah pahit di turnamen ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak merasakan tekanan berlebihan. Seluruh tim ingin menang dan kami semua sudah tidak sabar untuk segera memulai turnamen ini.
Chile membuka pertandingan Grup A dan Copa America 2015 melawan Ekuador di Estadio Nacional, Santiago.
Setelah melawan Ekuador, Chile akan berhadapan dengan Meksiko pada tanggal 15 Juni dan Bolivia tanggal 19 Juni 2015 mendatang.
Tak Boleh Lengah
Walaupun optimisme membumbung tinggi, pelatih Chile Jorge Sampaoli, mengingatkan timnya tidak boleh kehilangan fokus jika mereka ingin mewujudkan ambisi tersebut jadi nyata.
Karena itulah, Sampaoli berharap Chile sudah langsung tampil dalam ritme permainan terbaiknya saat mereka menjamu Ekuador.
"Pertandingan melawan Ekuador akan menjadi pertandingan yang sulit dan berat."
"Mereka adalah tim dengan beberapa pemain pemain cepat di dalamnya. Kami tak boleh lengah karena mereka bisa memanfaatkan ruang yang ada dengan baik," kata Sampaoli.
Pelatih berusia 55 tahun tersebut kemudian menekankan bahwa akan sangat vital bagi La Roja untuk tidak tertekan dan tetap positif dalam menyambut laga ini.
"Ada dua skenario berbeda yang bisa terjadi pada kami. Disatu sisi ada ketakutan untuk kalah, disisi lain ada kesuksesan yang bisa kami dapatkan."
"Kami harus fokus ke skenario yang kedua untuk menikmati Copa. Idenya adalah untuk memiliki rencana yang jelas untuk setiap pertandingan," ujar Sampaoli. (ptr/ptr)