Namun, cara Xavi mengangkat trofi Liga Champions tidak seperti biasanya. Jika biasanya seorang kapten mengangkat trofi di bagian tengah barisan terdepan, Xavi justru mengangkat piala Liga Champions dari barisan belakang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perwakilan UEFA bilang para pemain akan berada di depan, dan mereka akan menempatkan saya di podium. Tapi, podiumnya terlalu tinggi," ujar Xavi.
"Saya seperti mengangkat trofi sendirian. Saya sudah melihat fotonya dan saya pikir saya sendirian. Tapi, itu momen magis. Bayangkan tugas terakhir Anda bersama tim adalah mengangkat trofi Liga Champions. Luar biasa," ucap Xavi.
Xavi kini sudah tidak memperkuat Barcelona, klub yang sudah diperkuatnya sejak 1991. Gelandang 35 tahun itu juga mengaku telah menolak penawaran Paris Saint-Germain sebelum bergabung dengan Al Sadd.
"Saya tidak bisa menerima PSG. Sudah saya katakan, saya tidak bisa menghadapi Barcelona. Saya tidak mau bermain di Eropa. Karier saya di Eropa sudah berakhir," tegas Xavi. (har/har)