Seperti dilansir Reuters, kiper berusia 28 tahun itu telah fit dari cedera dan siap bertanding melawan Paraguay pada pertandingan pertama Grup B Copa America 2015 besok atau Sabtu (13/6) petang waktu setempat.
Saat ini Romero merupakan kiper yang paling banyak membela tim Tango yaitu 59 penampilan. Ia mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang kiper juara Piala Dunia 1978, Ubaldo Fillol. Rekor Fillol itu dipecahkan Romero saat pertandingan uji coba melawan Bolivia pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Romero lalu dipinjamkan ke AS Monaco pada musim 2013/14. Musim lalu ia kembali ke Sampdoria dan menjadi pelapis Emiliano Viviano. Total ia hanya bermain sebelas kali (10 di liga dan sekali di Coppa Italia) bersama Sampdoria.
Romero adalah satu dari enam pesepak bola alumni timnas Argentina di ajang Piala Dunia 2014. Selain dia, lima pemain yang membawa Argentina ke final Piala Dunia dan bergabung di skuat Copa America 2015 adalah sang kapten, Lionel Messi, Javier Mascherano, Sergio Aguero, Ezequiel Garay, dan Marcos Rojo.
Di ajang Copa America tahun ini, Argentina kembali menjadi favorit juara. Apalagi setelah menembus final Piala Dunia 2014, Messi dkk diharapkan membawa trofi Copa America pulang ke tanah air setelah menunggu selama 22 tahun.
"Generasi ini pantas untuk mendapatkan sesuatu," kata Messi seperti dikutip Reuters,"Kami sangat menyesal (setelah final Piala Dunia) dan sekarang kami berhasrat sekali mengangkat trofi."
Messi dan Mascherano sedang merasakan musim yang gemilang bersama klub mereka, Barcelona, yang meraih tiga trofi termasuk Liga Champions 2014/15. Jaya di klub bukan berarti jaya bersama timnas. Sejak memulai debut timnas senior Argentina pada Agustus 2005 silam, Messi belum sekalipun mengangkat trofi mayor bersama negaranya.
Padahal di level timnas junior, Messi sudah memenangkan medali emas Olimpiade (2008) dan Piala Dunia U-20 (2005). Tahun lalu, Messi dkk bisa saja kembali membawa trofi Piala Dunia ke Argentina. Namun, harapan mereka kandas akibat gol semata wayang tim Jerman yang dicetak Mario Goetze di partai final.
Kemudian pada ajang Copa America, Messi juga merasakan getirnya menyaksikan tim juara mengankat trofi di partai final pada 2007 silam ketika Argentina dikalahkan Brasil 0-3 di Venezuela. (kid/kid)