"Saya tidak begitu gembira dengan waktu hari ini," kata Bolt. "Namun sesi latihan berjalan dengan baik dan saya sangat menantikan sisa musim ini."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, di nomor 100 meter, Gatlin menorehkan waktu 9,74 detik.
"Takut? Ketika orang-orang mengatakan hal tersebut, saya tertawa," kata Bolt, pelari berusia 28 tahun yang masih memegang rekor dunia untuk nomor 100 meter dan 200 meter.
"Saya telah menjalani olahraga ini selama bertahun-tahun dan saya tak pernah menghindari siapapun. Dalam momen-momen penting, saya selalu mncul dan menunjukkan bahwa saya adalah yang terbaik."
"Gatlin telah banyak bicara, dan mengatakan banyak hal. Ia telah membuktikan bahwa ia berlari dengan cepat dan dalam kondisi siap. Kejuaraan Dunia nanti akan sangat menarik," kata pelari yang telah menyatakan akan pensiun pada Kejuaraan Dunia 2017 nanti.
Pada 2014 lalu, perjalanan Bolt terganggu oleh cedera kaki dan hamstring sehingga ia hanya melakoni tiga lomba. Pada April lalu, ia memenangi nomor 100 meter di Rio de Janeiro dan juga memenangi lomba pertama di Eropa, Golden Spike, namun gagal menembus waktu di bawah 20 detik.
"Saya tidak berada dalam kondisi terbaik dan saya tidak akan memaksa diri saya karena saya tahu saya baru saja kembali. Ketika saya pergi ke Beijing, saya akan berada dalam kondisi siap dan saat itulah pertarungan akan terjadi."
Selain persaingan dari Gatlin, Bolt juga akan mewaspadai pelari top lainnya seperti Tyson Gay dan Asafa Powell. Di New York, Gay baru saja mengalahkan Keston Bledman pada nomor 100 meter dengan mencatatkan waktu 10,12 detik.
(vws)