Kuarter pertama antara Indonesia melawan Filipina sendiri berjalan cukup ketat. Namun Filipina berhasil mendominasi permainan dan unggul 22-15.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kuarter kedua ini Filipina bahkan sempat memperlebar keunggulan mereka menjadi 10 poin di kedudukan 29-19. Sebuah lemparan tiga angka sempurna dari forward Rey Mark Belo membuat Filipina semakin melaju 39-21 jelang akhir kuarter kedua.
Sulit Mengejar Beda Lima Poin
Tertinggal enam lemparan, Indonesia langsung bermain agresif di awal kuarter ketiga sehingga mempersempit ketinggalan menjadi sembilan angka pada kedudukan 39-30. Indonesia semakin menipiskan ketinggalan mereka, setelah lewat sebuah serangan cepat yang diakhiri lemparan tiga poin guard Indonesia, Mario Wuysang, membuat kedudukan menjadi 40-35.
Namun sebuah lemparan tiga poin dari Almond Vosotros membuat Filipina kembali memperlebar keunggulan mereka menjadi sembilan poin di kedudukan 46-37. Pertandingan di kuarter ketiga yang berjalan semakin seru akhirnya ditutup dengan skor 58-47 untuk keunggulan tim Filipina.
Pada kuarter terakhir, keadaan tak banyak berubah seperti sebelumnya. Filipina tetap mendominasi perolehan angka atas Indonesia, meski tim Merah Putih sempat memperkecil ketinggalan menjadi lima poin.
Tensi permainan semakin memanas pada kedudukan 61-56. Indonesia yang berusaha mengejar ketinggalan mereka mulai membuat permainan Filipina tampak keteteran. Namun, beda lima poin pun tak kunjung mampu diperkecil tim Indonesia.
Pada akhirnya Filipina mengakhiri laga dengan kedudukan 72-64, sehingga tim basket putra Indonesia harus puas dengan medali perak di ajang SEA Games kali ini. (vri/vri)