Vidal kemudian menjalani sidang di Pengadilan San Bernardo, Rabu (17/6). Pengadilan memutuskan untuk menahan surat izin mengemudi Vidal dan membuka investigasi selama 120 hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam konferensi pers di markas latihan timnas Chile, Santiago, Vidal mengaku bersalah. Mantan pemain Bayer Leverkusen itu minta maaf kepada seluruh masyarakat Chile.
"Saya ingin minta maaf kepada rekan setim, staf pelatih, manajemen timnas, masyarakat seluruh Chile. Saya sangat malu," sambung Vidal sambil mengeluarkan air mata.
Kasus yang dialami Vidal terjadi disaat timnas Chile sedang berjuang lolos ke babak perempat final Copa America 2015. Selanjutnya, tuan rumah akan menghadapi Bolivia di Stadion Nasional, Santiago, Jumat (19/6) waktu setempat.
Ratusan suporter timnas Chile sempat memberi dukungan kepada Vidal saat menjalani sidang di Pengadilan San Bernardo. Mereka menuntut pemain yang sedang menjadi top skor Copa America 2015 itu dibebaskan.
"Saya mengecewakan semua orang. Saya akan membalasnya dengan berusaha membuat Chile juara. Ini salah saya," tegas Vidal. (har/har)