"Hal ini terjadi dalam setiap pertandingan menghadapi Brasil," ujar Dani Alves seperti dikutip dari Goal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini, semua seolah menyerang Brasil. Yang perlu kami lakukan adalah tetap tenang dan berusaha tampil lebih kuat," kata bek Barcelona tersebut.
"Saya tidak tahu mengapa Neymar terlihat begitu gugup di pertandingan ini," ucap Dani Alves.
"Namun yang pasti kartu kuning yang ia terima (karena handball) adalah keputusan yang salah."
"Wasit ada di lapangan bukan sebagai tokoh protagonis, melainkan sebagai pengadil pertandingan," kata Dani Alves.
Meski kalah dari Kolombia, Dani Alves yakin bahwa perjalanan Brasil di ajang Copa America ini masih panjang. Brasil tinggal menyisakan satu pertandingan lagi menghadapi Venezuela.
"Walaupun skuat Brasil saat ini diisi oleh para pemain muda, tim ini tetaplah merupakan tim yang penuh pengalaman," kata Dani Alves penuh percaya diri.
Untuk Copa America 2015, dari 12 tim yang berlaga di babak penyisihan, delapan di antaranya lolos ke babak perempat final. Mereka yang lolos adalah dua peringkat teratas masing-masing grup dan dua peringkat ketiga terbaik. (ptr/ptr)