"Saya berbicara dengan Mayweather Senior pada sebuah malam. Dia kemudian berpikir bahwa anaknya mampu mengalahkan saya dengan mudah."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah itu dia kemudian menjadi sangat marah pada saya dan banyak sumpah serapah yang keluar dari mulutnya."
Menurut Khan, satu-satunya alasan yang paling logis mengapa Mayweather Sr. begitu murka padanya adalah lantaran Khan memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menumbangkan Mayweather Jr.
"Dia tahu bahwa saya adalah orang yang mungkin bisa mengalahkan anaknya. Dia tidak suka rencana pertarungan ini menjadi kenyataan karena dia tahu saya bisa menyebabkan masalah besar bagi Mayweather Jr.," ungkap Khan.
Begitu besarnya ambisi Khan bisa dilihat dari langkahnya untuk bergabung dengan manajemen dan tim promosi yang sama dengan Mayweather Jr. yang dipimpin oleh Al Haymon.
"Saya rasa hal ini bakal membuat rencana pertarungan lebih mudah terlaksana karena Al Haymon pastinya akan memberikan yang terbaik bagi kami berdua."
"Kami akan berada pada saluran TV yang sama dan tak ada negosiasi tentang hal itu, begitu pula dengan manajer dan sistem promosi yang digunakan."
"Saya rasa tidak sulit untuk mewujudkan pertarungan ini namun kami hanya menunggu sebuah momen yang tepat," tutur Khan menerangkan.
Khan sendiri mendapatkan kritikan atas penampilan yang kurang meyakinkan saat menang angka atas Chris Algieri pada bulan lalu.
"Namun saya akan berlatih lebih baik seperti halnya saat persiapan menghadapi Devon Alexander," ujar Khan berjanji. (ptr/ptr)