Di Maria melepaskan umpan silang diantara kiper dan bek Jamaika, sayangnya Higuain telat menyambar bola yang sebenarnya mudah untuk dieksekusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua menit kemudian, Di Maria kembali "menari" di daerah berbahaya lawan. Pemain Man United itu melepaskan tembakan dari jarak 20 meter. Namun bola masih mengenai mistar gawang.
Di Maria kembali beraksi pada menit ke-60. Ia yang berhasil lepas dari kawalan pemain bertahan Jamaika, menahan bola di kotak penalti. Ia lalu mengirim umpan yang disambar Pereyra, namun masih belum pas sasarannya.
Argentina tetap mencatatkan dominasi penguasaan bola di laga kali ini. Pun demikian dengan banyaknya serangan berbahaya yang mereka bangun. Namun masih belum mampu memporandakan lini pertahanan Jamaika.
Jelang akhir babak kedua, Argentina sepertinya mulai kewalahan menghadapi Jamaika. Pemain Jamaika memang terlihat lebih unggul dalam soal kecepatan.
Serangan-serangan Argentina pun menjadi tak terarah. Salah satunya pada menit ke-86, umpan Zabaleta di sisi kanan gagal dimaksimalkan Tevez di tiang dekat.
Susunan Pemain
Jamaica: Miller; Mariappa, Hector (J. Taylor (71'), Morgan, Lawrence; McCleary, Austin, Watson, McAnuff, Laing (Simon Dawkins 71'); Brown (Giles Barnes 78').
Argentina: Romero; Zabaleta, Garay, Demichelis, Rojo; Biglia, Mascherano, Pastore (Roberto Pereyra 59'); Messi, Higuain (Tevez 72'), Di Maria (Lamela 84'). (vri/vri)