Setelah hanya finis di nomor urut ketujuh pada lomba kategori feature race, Rio tampil lebih bagus di kategori sprint race. Rio berhasil masuk finis tercepat dengan catatan waktu 35 menit 57,944 detik.
Keberhasilan Rio memenangi perlombaan ini sekaligus menggagalkan ambisi Stoffel Vandoorne untuk mengawinkan gelar juara perlombaan kategori feature race dan sprint race di seri GP 2 Austria ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil bagus Rio di Austria juga sekaligus menghapus catatan buruk miliknya di GP Monako sebelumnya. Saat itu, Rio hanya mampu finis di peringkat ke-16 kategori feature race dan tak mengikuti sprint race GP Monako.
Harapan Rio untuk bisa menyodok ke peringkat kedua klasemen masih terbuka lebar mengingat ia hanya berjarak delapan poin dengan pembalap asal Amerika Serikat, Alexander Rossi yang ada di peringkat kedua.
Namun untuk berharap melesat ke peringkat teratas, Rio butuh perjuangan keras. Pasalnya saat ini ia masih berjarak 85 angka dengan Vandoorne yang duduk perkasa di posisi pertama.
Balapan GP2 musim ini sendiri masih menyisakan enam seri lagi yaitu di Inggris, Hungaria, Belgia, Italia, Rusia, dan Uni Emirat Arab. (ptr/ptr)