Begitu perlombaan dimulai, Rio berhasil melihat celah untuk melewati Nick Yelloly yang mendapat pole position pada kategori sprint race hari itu. Tak butuh waktu lama, Rio sudah sukses menjadi pembalap terdepan sebelum ia melewati tikungan pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momen berat bagi Rio ada di lap ke-14 saat Artem Markelov yang membayangi Rio di posisi kedua coba mendahului Rio.
Menjalani setengah perlombaan dengan kondisi mobil yang tidak sempurna tentunya tidak mudah. Apalagi di belakang Rio ada pemimpin klasemen GP2, Stoffel Vandoorne yang terus membayangi.
Namun berkat kegigihan Rio, pembalap harapan Indonesia itu pun akhirnya mampu mempertahankan posisi terdepan hingga akhir perlombaan.
"Kunci kemenangan saya adalah start yang bagus hari ini meskipun setelah itu saya harus fokus penuh selama 28 lap berikutnya di bawah tekanan yang ada," ucap Rio dalam rilisnya.
"Secara keseluruhan saya bahagia atas hasil hari ini. Semoga kemenangan-kemenangan berikutnya akan datang setelah ini," kata pembalap berusia 22 tahun ini melanjutkan.
Rio pun kemudian menceritakan insiden yang sempat menimpanya di lap ke-14.
"Saya sudah membuka jalan bagi Markelov saat ia coba mendahului saya, namun ternyata tabrakan tak bisa dihindari."
"Setelah insiden itu, sayap depan mobil saya rusak dan saya pun mengalami kesulitan untuk melalui tikungan dengan kecepatan tinggi," tutur Rio menegaskan. (ptr/ptr)