"Setelah rapat, CBF akhirnya memutuskan untuk menerima keputusan Conmebol (Asosiasi Sepakbola Amerika Selatan) berupa larangan bertanding sebanyak empat pertandingan dan berarti itu mengakhiri perjalanannya di turnamen ini," ucap pernyataan CBF seperti dikutip dari Goal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CBF kemudian pun tak lupa meminta maaf atas kepada publik atas kepergian Neymar dari tim Brasil di turnamen ini.
"Neymar akan meninggalkan delegasi Brasil yang saat ini berada di Hotel Sheraton, Santiago," tulis CBF.
Neymar dihukum empat laga setelah terlibat keributan dengan Carlos Bacca dan para pemain Kolombia setelah laga Brasil lawan Kolombia berakhir dengan kedudukan 1-0 untuk Kolombia.
Tidak hanya itu, Neymar juga dilaporkan menyerang wasit dan melecehkan pengadil lapangan tersebut dengan kata-kata yang merendahkan sekaligus kata-kata kasar.
Tanpa Neymar, Brasil sendiri sukses menjadi juara grup C usai mengalahkan Venezuela dengan skor 2-1 di partai terakhir.
Meski demikian, perjuangan Brasil untuk bisa jadi juara bakal makin berat dan ujian pertama akan datang dari Paraguay di babak perempat final.
Brasil sendiri terakhir kali menjadi juara Copa America pada tahun 2007 ketika mereka sukses mengalahkan rival mereka, Argentina, dengan skor telak 3-0 di babak final. (ptr/ptr)