Semenjak bergabung dengan Newell's Old Boys di kota Rosario pada usia tujuh tahun, sebagaimana dikutip dari ESPN, Messi dan timnya hanya pernah kalah satu kali dalam empat tahun. Mereka bahkan memiiliki julukannya tersendiri: Mesin 1987, merujuk pada tahun kelahiran anak-anak pada tim tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokter klub lalu memberikannya obat yang harus ia suntikkan sendiri kepada dirinya setiap hari. Setiap kali Messi akan bermain dengan teman-temannya, ia akan membawa pendingin yang berisikan obat tersebut.
"Akankah saya tumbuh?" tanya Messi kepada dokternya, Diego Schwarsztein.
Sang dokter pun dengan lembut memberikan satu janji pada Messi.
"Kami akan lebih tinggi dari Maradona," kata Schwarsztein. "Saya tidak tahu apakah kamu akan menjadi lebih baik, namun kamu akan menjadi lebih tinggi darinya."
Selama empat tahun kemudian, pengobatan Messi terbantu dengan dana yang diberikan Newell's Old Boy. Namun, mahalnya harga obat-obatan tersebut membuat keluarga Messi akhirnya harus mencari klub kaya yang mau mengambil risiko memberikannya biaya pengobatan -- bahkan hingga menyebrangi samudra.
Barcelona lah yang kemudian menjadi klub yang memberikan Messi peluang untuk tumbuh besar dan memiliki fisik yang cukup kuat untuk menjadi seorang pemain profesional.
Sebelum pergi, Messi sempat berpamitan dengan dokternya tersebut dan memberikannya sebuah jersey dan bola yang bertanda-tangan dirinya.
Beberapa tahun kemudian, Messi pun akhirnya tahu bahwa sang dokter menggenapi janjinya. Tinggi Messi saat ini adalah 1,7 meter sementara Maradona 1,65 meter. (vws)