Sebagaimana dituturkan oleh jurnalis ESPN Wright Thompson, Rosario adalah kota yang gila sepak bola. Bahkan, dukungan untuk tim kesayangan pun langsung terlihat pada cara masing-masing penduduk mewarnai tiang telepon di depan rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua tahun lalu, seorang bocah berusia 13 tahun berjalan pulang seusai menyaksikan laga derby dengan mengenakan seragam Newell. Lalu, dua orang berseragam Central yang lewat menggunakan motor menembak sang bocah di dada. Ia pun tewas.
Bahkan, ketika telah belasan tahun menjadi pemain Barcelona dan telah mendunia, Messi tak pernah menanggalkan kecintaannya untuk Newell's. Untuk klubnya tersebut, Messi menyumbangkan uang untuk membangun pusat kebugaran dan juga asrama baru untuk para pemain muda.
Messi juga pernah beberapa kali berkata ia ingin mengakhiri kariernya dengan Newell dan bukan Barcelona.
"Penggemar Newell mengharapkan Messi untuk menjadi yang terbaik," kata Diego Schwarzstein, dokter yang mengobati masalah kekuarangan hormon perkembangan tubuh Messi. "Sementara itu orang-orang dari Rosario Central menunggu Messi untuk gagal."
Uniknya, Messi sendiri sering dijadikan bahan ejekan baik bagi pendukung Central maupun Newell's.
Bagi Newell's Old Boys, Messi adalah keunggulan mereka yang selalu bisa dibanggakan, seorang pemain terbaik di dunia yang tak pernah dilahirkan Central. Sementara itu, penggemar Central mengolok-olok pendukung Newell karena klub mereka melepaskan pemain sekelas Messi dengan tidak mau membayar biaya pengobatannya. (vws)