Meski namanya belum setenar penyerang-penyerang muda Eropa lain seperti Alvaro Morata, Julian Draxler, atau Paulo Dybala, ada satu keunggulan yang akan dinantikan Liverpool dari Firmino, yaitu tingkat kebugarannya yang luar biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini kontras dengan Liverpool yang musim lalu selalu kehilangan Daniel Sturridge yang memang memiliki sejarah cedera kronis.
Tapi kebugaran bukan satu-satunya keunggulan yang diincar The Reds dari sosok Firmino. Pemain kelahiran Maceio, Brasil, ini terlibat pada 44 gol dari 66 pertandingan terakhirnya di kompetisi Jerman -- dengan mencetak 23 gol dan 21 assist.
Firmino juga dikenal sebagai pemain yang bisa memainkan berbagai posisi, mulai dari penyerang sayap, gelandang serang seperti rekannya di tim nasional Brasil, Philippe Coutinho, atau bahkan memimpin serangan dengan menjadi seorang false-nine (penyerang yang tidak menusuk masuk ke kotak penalti namun menciptakan ruang bagi rekan-rekannya).
Dengan Liverpool yang mengejar satu tempat di Liga Champions musim depan, manajer Liverpool akan berharap Firmino bisa mengeluarkan seluruh senjatanya tersebut sembari meneruskan catatan baik jarang mengalami cedera.
(vws)