Kondisi itu membuat Marquez sering melakukan kecelakaan saat mengambil risiko di atas sirkuit. Hasilnya, pebalap yang dijuluki The Baby Alien itu sudah tiga kali gagal finis dari tujuh seri, termasuk dalam dua balapan terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marquez mengklaim sasis RC213V 2014 cocok dengan mesin, swingarm, dan exhaust motor 2015. Namun, keputusan Marquez cukup berisiko. Pasalnya, dia baru mencoba kombinasi itu satu kali di tes usai balapan GP Katalonia. Itu pun dengan lap yang minim karena faktor cuaca.
Dari tujuh seri yang sudah dijalani, Marquez berada di posisi kelima dan tertinggal 69 poin dari pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, di puncak klasemen sementara.
"Kami masih harus bekerja keras mendapatkan konsistensi dalam balapan. Di situlah kami kesulitan, terutama di paruh kedua balapan," ujar Marquez.
Musim lalu Marquez berhasil memenangi MotoGP Belanda dengan mengalahkan Andrea Dovizioso dan rekan setimnya di Repsol Honda, Dani Pedrosa. (har/har)