"Sebuah kesalahan yang sangat besar jika ia memutuskan untuk kembali ke ring tinju."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bob Arum kemudian menunjuk Sugar Ray Leonard sebagai sosok yang harus dijadikan contoh sebelum De La Hoya benar-benar serius dengan keputusannya.
"Sugar Ray kembali ke ring saat usia 40 tahun dan ia terlihat sangat buruk. Karena itu saya rasa De La Hoya tidak cukup bodoh untuk benar-benar kembali ke ring," kata Bob Arum.
De La Hoya memiliki karier tinju yang cemerlang. Meskipun di akhir karier nya ia banyak mengalami kekalahan, namun hal itu tak menutupi kebesaran nama De La Hoya di panggung tinju dunia. Julukan 'The Golden Boy' adalah bukti sahih kehebatannya.
Setelah pensiun dari dunia tinju, De La Hoya pun makin fokus menjadi promotor lewat 'Golden Boy Promotions' miliknya. Hal ini membuat nama De La Hoya berkibar sebagai promotor muda, menyaingi promotor kawakan macam Bob Arum dan Don King.
Namun tiba-tiba De La Hoya ingin kembali ke ring tinju dan menyasar Floyd Mayweather Jr. sebagai salah satu lawannya. De La Hoya sendiri pensiun usai kalah dari Manny Pacquiao pada tahun 2008 lalu (ptr/ptr)