Namun ternyata lini tengah Argentina yang dikomandoi oleh Javier Mascherano berhasil lebih unggul dibandingkan barisan gelandang Kolombia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Argentina bermain sangat luar biasa di pertandingan ini. Serangan cepat ataupun serangan dari sisi sayap yang kami coba susun juga gagal."
Meski kalah dari penguasaan bola dan penciptaan peluang, Kolombia tetap memiliki peluang untuk melaju ke semifinal lantaran berhasil membawa pertandingan menuju babak adu penalti. Sayang, mereka gagal mendapat keberuntungan pada momen ini.
"Argentina adalah tim yang tangguh namun Kolombia telah menunjukkan bahwa kami bisa memberikan perlawanan sengit terhadap mereka."
"Pertandingan ini jadi bekal berharga bagi tim Kolombia yang tengah dalam proses berkembang menjadi tim yang lebih baik."
"Terima kasih terhadap seluruh pihak yang selalu mempercayai kami. Kami akan terus bekerja keras setelah ini," ucap Pekerman.
Kemenangan yang Adil
Sementara itu bagi pelatih Argentina, Gerardo Martino, kemenangan adu penalti atas Kolombia merupakan sebuah kemenangan yang adil bagi timnya. Pasalnya, Argentina memiliki peluang yang lebih banyak di pertandingan tersebut.
"Sejauh yang saya ingat, hanya sundulan Jackson Martinez menyambut sepak pojok yang mengancam gawang kami," kata Martino.
"Dominan tidak selalu berkaitan dengan hasil bagus di akhir pertandingan. Sulit bagi saya membayangkan bila saya berbicara di sini untuk mengomentari kekalahan kami."
"Memang, kami gagal mencetak gol dan itu adalah fakta yang terjadi di pertandingan ini. Namun saya tetap puas melihat bagaimana kami bermain hari ini," ujar mantan pelatih Barcelona ini menambahkan. (ptr/ptr)