Brasil datang ke babak adu penalti dengan bayangan buruk karena kalah 2-0 dalam duel adu penalti lawan Paraguay empat tahun lalu. Alih-alih balas dendam, Brasil justru kembali menderita kekalahan di tangan Paraguay.
Fernandinho dipercaya sebagai eksekutor pertama Brasil dan ia sukses menjalankan tugasnya dengan baik lewat tendangan ke tengah gawang, sementara Justo Villar sudah bergerak ke kanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Everton Ribeiro kemudian membuat Brasil tertekan setelah eksekusi yang dilakukannya menyamping di sisi kiri gawang Paraguay walaupun Villar sudah salah menebak arah datangnya bola.
Situasi belum berubah di eksekusi ketiga karena baik Miranda maupun Raul Bobadilla sama-sama berhasil menunaikan tugasnya dengan baik.
Paraguay mendapatkan kesempatan emas untuk mengakhiri duel adu penalti setelah tembakan Douglas Costa yang menjadi eksekutor keempat Brasil melambung tinggi di atas mistar.
Namun pesta Paraguay tertunda karena Roque Santa Cruz justru melakukan hal yang sama, menendang bola terlampau tinggi.
Paraguay akhirnya benar-benar meraih tiket ke semifinal dan hal ini ditentukan oleh Derlis Gonzalez, pemain yang mencetak gol penyama kedudukan di waktu normal.
Gonzalez lagi-lagi berhasil menaklukkan Jefferson sekaligus memupus asa Brasil yang sempat berembus saat Philippe Coutinho mampu melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor kelima Brasil.
Paraguay pun akhirnya menyudahi perlawanan Brasil dengan kemenangan 4-3 dalam adu penalti sekaligus memastikan diri menghadapi Paraguay di babak semifinal. (ptr/ptr)