Cannavaro telah diakui sebagai salah satu bek tangguh yang pernah ada di dunia sepakbola. Napoli, Parma, Inter Milan, Juventus, dan Real Madrid adalah sejumlah klub besar yang pernah merasakan kehebatan Cannavaro di lini belakang.
Namun sebagai pelatih Cannavaro masihlah bukan siapa-siapa. Riwayat kepelatihannya baru berisikan dua nama klub Asia, Al Ahli dan Guangzhou Evergrande.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, Cannavaro belum memutuskan kelanjutan masa depannya sebagai pelatih, namun sepertinya mantan kapten tim nasional Italia ini akan kembali ke Eropa, khususnya ke Serie A.
Cannavaro sendiri sudah mengerti hal-hal yang bisa mengantarkan seorang pelatih jadi sosok yang sukses di klub yang ditanganinya.
Dari segi pengalaman, Cannavaro mendapatkan keuntungan besar lantaran ia sering bertindak sebagai kapten semasa jadi pemain. Hal itu jelas membuat Cannavaro memiliki modal dan mental sebagai seorang pemimpin yang mampu mengarahkan dan membangkitkan rekan-rekannya.
"Seorang pelatih harus memiliki pengetahuan tentang sepakbola namun lebih dari itu, ia juga harus bisa berkomunikasi dengan baik kepada para pemainnya."
"Jika seorang pelatih tidak tahu caranya berkomunikasi dengan baik, maka pemain-pemain yang ia miliki tidak akan pernah bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya," tutur Cannavaro. (ptr/ptr)