Bersama Hiddink, Belanda memang mengarungi perjalanan yang kurang menyenangkan di babak kualifikasi Piala Eropa 2016.
Berstatus sebagai favorit untuk lolos ke putaran final dan menjadi pemuncak grup A, Belanda justru terseok-seok dalam perjalanan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Guus Hiddink dan KNVB (Federasi Sepakbola Belanda) sepakat untuk mengakhiri kontraknya sebagai pelatih tim nasional terhitung mulai tanggal 1 Juli," tulis KNVB dalam rilisnya.
"Saya minta maaf karena saya membawa Belanda seperti ini (tampil mengecewakan di babak kualifikasi Piala Eropa 2016)."
"Sebuah kebanggaan bagi saya bisa menjadi pelatih tim nasional dan saat ini saya berharap yang terbaik bagi pengganti saya, staff, dan seluruh skuat Belanda dalam perjalanan mereka menuju Piala Eropa 2016," tutur Hiddink.
Beruntung bagi Belanda, Piala Eropa 2016 nanti menjadi Piala Eropa perdana yang diikuti oleh 24 tim di putaran final. Sebelumnya, hanya 16 tim yang berlaga di putaran final, membuat persaingan di babak kualifikasi berlangsung sengit.
Dengan format 24 tim di putaran final, maka Belanda masih bisa lolos langsung sebagai tim peringkat tiga terbaik atau maju ke babak play-off memperebutkan tiket yang tersisa.
Meski demikian, Belanda juga tak bisa santai-santai begitu saja karena mereka hanya berjarak dua poin dari Turki yang ada di peringkat keempat. Apalagi, empat laga tersisa Belanda terbilang sulit karena mereka harus menghadapi Islandia, Kazakhstan, Turki, dan Rep.Ceko. (ptr/ptr)