Namun kesempatan pertama dalam pertandingan semifinal tersebut, lahir dari sundulan Jefferson Farfan yang memanfaatkan umpan Paolo Guerrero. Beruntung bagi Chile, sundulan Farfan pada menit kesembilan itu hanya membentur mistar gawang yang dikawal penjaga gawang Barcelona, Claudio Bravo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Figur Guerrero di lini depan Peru, kembali menjadi ancaman setelah mampu memberi ruang kepada Carlos Lobaton untuk melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Sayang tendangannya masih menyamping dari sasaran.
Bermain menghadapi 10 pemain, Chile akhirnya mulai mengancam pertahanan Peru, seperi usaha Jorge Valdivia pada menit ke-26 dan ke-28. Ancaman bagi Peru semakin nyata, saat sebuah serangan apik dan diakhiri tendangan Eduardo Vargas pada menit ke-34.
Namun sebuah blok penyelamat gawang dari Luis Advincula, memperpanjang nafas Peru di babak pertama ini. Akan tetapi, Peru yang dikenal dengan serangan balik cepatnya kembali mengancam lewat duo Guerrero-Farfan. Namun kali ini Bravo dengan sigap keluar dari sarangnya untuk mengantisipasi serangan Peru tersebut.
Tetapi keunggulan jumlah pemain akhirnya berhasil dimaksimalkan Chile pada menit ke-42, lewat gol Vargas.
Berawal dari aksi Alexis Sanchez yang memberikan bola pada Aranguiz, pemain berusia 26 tahun itu melepaskan tendangan yang membentur mistar gawang Peru. Namun bola liar langsung dimanfaatkan Vargas untuk membawa publik Chile untuk sementara berpesta di babak pertama.
Susunan Pemain
Chile: Bravo; Isla, Medel, Rojas, Albornoz; Vidal, Diaz, Aranguiz; Valdivia; E. Vargas, Sanchez.
Peru: Gallese; Advincula, Zambrano, Ascues, J. Vargas; Lobaton, Ballon; Farfan, Cueva (Ramos 27'), Carrillo; Guerrero. (vri/vri)