Namun, meski mulai menapaki mimpinya sebagai pesepakbola profesional, Martunis sempat menghadapi tantangan berat di dunia sepak bola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dinilai masih terlalu lemah secara fisik. Saya masih terlalu cepat lelah," ujar Martunis seperti dilansir Japan Times.
"Ronaldo pernah mengatakan pada saya untuk belajar dan berlatih dengan giat. Jika saya melakukan apa yang ia pesankan, bukan hal yang mustahil saya akan menjadi pesepakbola profesional," ucap Martunis.
Martunis sempat berlatih di sekolah sosial olahraga Real Madrid Foundation Aceh (SSS RMF Aceh). Martunis juga pernah bergabung dengan tim junior PSAP Sigli.
Kini, lebih dari satu dekade pasca-bencana tsunami, Martinus memiliki peluang untuk mewujudkan impiannya sebagai pesepakbola profesional bersama Sporting Lisbon.
"Saya ingin mewujudkan impian itu. Saya berterima kasih kepada Sporting yang sudah memberikan kesempatan ini," ucap Martunis. (har/har)