Nadal merasa bahwa hal ini adalah indikasi ia tak bisa lagi berjaya di Wimbledon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Motivasi saya adalah untuk kembali ke level itu lagi. Namun saya harus terus bekerja keras."
Tersingkirnya Nadal seolah menggenapi rentetan hasil buruk yang sedang ia alami. Nadal kini berada di peringkat dunia terendah dalam sepuluh tahun terakhir dan tahun ini tersingkir di perempat final Australia Terbuka dan Perancis Terbuka.
Di Perancis Terbuka, petenis berusia 29 tahun itu bahkan kalah tiga set langsung dari petenis nomor satu dunia saat ini, Novak Djokovic.
Menghadapi Wimbledon, Nadal sebenarnya telah berlatih keras dan memenangi turnamen lapangan rumput keempat dalam kariernya, yaitu di Jerman pada Juni lalu.
"Ini bukan akhir dari segalanya. Ini momen yang sedih bagi saya, namun hidup terus berjalan. Begitu pula dengan karier saya," katanya.
Namun, Nadal mengakui bahwa kekecewaan pada Wimbledon tahun ini lebih besar ketimbang tiga tahun sebelumnya.
"Pada 2010 dan 2013, saya tahu saya belum siap untuk berkompetisi dengan baik," kata Nadal. "Tahun ini saya siap untuk berkompetisi dengan baik dan saya bermain dengan bagus sebelum turnamen dimulai."
"Saya menjalani masa persiapan dengan benar. Semula, saya pikir semua hal akan berjalan dengan baik sehingga saya bisa menjalani Wimbledon yang baik pula." (vws)