Chile menjadi juara setelah melalui babak adu penalti dengan skor 4-1. Sebelum adu penalti kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 90 menit waktu normal dan tambahan babak 2X15 menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan, berikut adalah lima fakta menarik dari Chile dalam final Copa America 2015 yang dirangkum CNN Indonesia dari Opta:
Sebelum laga final Copa America, di ajang tersebut Chile sudah 24 kali bertemu Argentina. Imbang lima kali dan kalah 19 kali.
Dua tim dengan ball possesion tertinggi. Chile dan Argentina adalah dua tim dengan ball posesion tertinggi dalam ajang Copa America 2015. Chile berada di puncak dengan rekam possesion mencapai 70,43 persen.
Sementara itu Argentina berada di peringkat kedua dengan 66,56 persen. Pada laga final yang berakhir hingga Minggu (5/7) pagi WIB itu, Chile menjadi satu-satunya tim yang memiliki ball possesion melebihi Argentina yaitu 57,7 persen.
Akurasi operan tertinggi. Pertandingan antara Chile dan Argentina adalah final dengan tingkat akurasi operan tertinggi di ajang Copa America 2015 yaitu 84,43 persen. Itu rekor baru setelah rekor sebelumnya yang tercipta dalam final Copa America 1993.
Tembakan Terbanyak. Baik Chile dan Argentina merupakan dua tim dengan jumlah tembakan terbanyak dalam ajang Copa America 2015. Dua tim itu sema-sama melepaskan 61 tembakan ke gawang.
Assists terbanyak. Assists tebanyak dalam ajang Copa America 2015 adalah gelandang Chile Jorge Valdívia. Ia membagi tahta itu bersama Kapten timnas Argentina, Lionel Messi dengan tiga assists. (kid/kid)