Chile menang 4-1 dalam babak adu penalti tersebut dan menjadi juara Copa America 2015. Selain trofi juara yang sudah menjadi milik Chile, masih ada beberapa penghargaan lain yang akan diberikan kepada para juara di Copa America.
1. Sarung Tangan Emas: Claudio Bravo
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, melengkapi penghargaan penjaga gawang terbaik La Liga musim lalu, Bravo kini menjadi penjaga gawang terbaik di ajang Copa America.
2. Pemain Muda Terbaik: Jeison Murillo
Pemain bertahan asal Kolombia berusia 23 tahun ini memiliki krusial bagi negaranya hingga babak perempat final.
Salah satu andil penting pemain Internazionale Milan itu adalah mencetak gol tunggal kemenangan negaranya atas Brasil. Itulah satu-satunya kemenangan Kolombia di ajang Copa America kali ini.
Kolombia sendiri menjadi tim yang paling sedikit kebobolan dalam ajang Copa America 2015 yakni hanya satu gol.
3. Pencetak Gol Terbanyak: Eduardo Vargas (Chile) dan Paolo Guerrero (Peru)
Dengan total empat gol, kedua pemain itu menjadi pencetak gol terbanyak bersama dalam ajang Copa America kali ini.
Dua gol Vargas, dicetak pemain berusia 25 tahun saat membawa Chile menang 2-1 atas Peru di babak semifinal. Selain itu, Vargas pun menjadi pemain yang paling banyak berupaya mencetak gol yakni 17 kali. Selain Vargas juga bersanding Arturo Vidal dan Lionel Messi dengan jumlah tembakan yang sama.
Sedangkan top skorer Copa America 2011 lalu, Paolo Guerrero, juga kembali mencatatkan sebagai pencetak gol terbanyak, meski dirinya tak mampu menjebol gawang Chile di babak semifinal lalu
Di luar tiga penghargaan tersebut, CNN Indonesia merangkum statistik-statistik tim dari situs Copa America 2015. Untuk tim yang paling banyak mencetak gol adalah Chile (13 gol) disusul Argentina (10 gol).
Adapun tim yang paling sedikit kebobolan adalah Kolombia (satu gol) disusul Venezuela (tiga gol). Sementara itu tim yang paling banyak kebobolan adalah Paraguay (12 gol) disusul Bolivia (10 gol).
Walaupun Chile berhasil keluar sebagai juara, nyatanya tim tersebut menjadi tim dengan jumlah pelanggaran terbanyak. Chile menabung 15 kartu kuning dan satu kartu merah. Di atasnya adalah Paraguay sebanyak 16 kartu kuning.
4. Pemain Terbaik Final
Gelandang box-to-box milik Juventus, Arturo Vidal, menjadi motor permainan timnas Chile sepanjang turnamen.
Sempat terancam dicoret karena berurusan dengan polisi saat turnamen berlangsung, Vidal menyumbang tiga dari 13 gol yang diciptakan timnas Chile sepanjang Copa America 2015.
(kid/kid)