Di Copa America, Messi lagi-lagi tampil tidak maksimal di partai final seperti yang terjadi pada final Piala Dunia 2014 lalu. Sempat 'hidup' di babak pertama, Messi kian terpinggirkan di babak kedua dan tidak bisa memberikan pengaruh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, bukan hanya Messi saja yang akan merasa frustrasi seusai final Copa America tersebut, tapi juga Gonzalo Higuain. Penyerang Napoli itu kembali gagal memanfaatkan peluang emas sebagaimana satu tahun lalu di final Piala Dunia 2014.
Sang penyerang pun tanpa terkawal bisa menggiring bola ke dalam kotak penalti dan melakukan tendangan dengan kaki kanan. Sayang bagi Argentina, bola hanya melebar ke kiri gawang Neuer.
Hal nyaris serupa pun terjadi lagi di final Copa America.
Mendapatkan kesempatan di akhir-akhir pertandingan waktu normal, Higuain yang berlari dari sayap kanan mendapatkan umpan sodoran dari Ezequiel Lavezzi. Namun, Higuain yang menembak dari sudut sempit tak bisa membobol Sergio Romero untuk membungkus kemenangan untuk Tim Tango.
Di babak adu penalti, mantan penyerang Real Madrid itu melakukan kesalahan keduanya dalam pertandingan tersebut. Menjadi pengambil penalti kedua setelah Messi, Higuain malah melambungkan bola ke atas mistar gawang dan gagal menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Jadi, siapa yang sebenarnya lebih frustrasi? (vws)