Setelah bergabung dengan Barcelona, Turan justru mengungkapkan masa-masa sulit yang harus ia hadapi saat berduel lawan Barcelona sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kini, saya bermain bersama mereka dan tentunya ini adalah sebuah kehormatan besar. Messi adalah pemain terbaik di dunia dan Iniesta adalah idola saya."
Turan kemudian bercerita mengenai kegelisahannya pada hari-hari jelang kesepakatan transfer dirinya terjadi.
"Ketika pertama kali saya mendengar ketertarikan Barcelona, maka saya sudah tak bisa tidur dengan tenang."
"Saya tengah berlibur tetapi hal yang terus saya lakukan adalah menghubungi agen saya menanyakan apakah sudah terjadi kesepakatan atau belum."
"Saya benar-benar tak bisa menyingkirkan Barcelona dari pikiran saya," ujar Turan.
Fenerbache Ingin Pinjam Turan
Meski sudah sangat berhasrat untuk bermain bersama Barcelona, Turan mesti bersabar setidaknya hingga tahun depan untuk bisa merumput. Hal itu tidak lain lantaran Barcelona saat ini masih berada dalam sanksi UEFA terkait transfer pemain.
Di tengah situasi ini, klub Turki Fenerbahce sepertinya ingin memetik keuntungan. Mereka berhasrat untuk meminjam Turan untuk periode enam bulan.
"Turan tidak bisa bermain di Barcelona hingga Januari dan Presiden Fenerbahce Aziz Yildirim berkata bahwa Fenerbahce bisa memberikan tempat untuknya selama enam bulan," ujar petinggi Fenerbahce, Ilhan Eksiglu.
Turan sendiri belum 100 persen menjadi pemain Barcelona. Saat ini ia masih menunggu terpilihnya Presiden baru Barcelona.
Bila Presiden terpilih menegaskan bahwa ia tak menghendaki Turan, maka Turan bisa dikembalikan ke Atletico Madrid dengan penalti 10 persen dari harga transfer 41 juta euro. (ptr/ptr)