"Bahkan pajak pun tidak kita potong. Bonus akan selalu menjadi isu yang seksi dan untuk masa mendatang harus terus cepat diberikan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imam berterus terang bahwa bonus yang ada belum cukup jika dibandingkan dengan perjuangan para atlet dalam pertandingan yang mereka ikuti.
"Karena itu saya ajak seluruh pihak, bila mungkin bisa turut memberi apresiasi, pemerintah sangat berterimakasih," tutur Menpora.
Menpora berharap momentum pencairan bonus ini juga dijadikan titik tolak bagi para atlet untuk terus berlatih dan bertanding dengan lebih baik demi mengharumkan bangsa.
"Saya berharap momentum pemberian bonus ini adalah pemicu awal agar kita terus memberikan yang terbaik."
"Jangan pernah maknai bonus yang terbatas, tolong dimaknai bahwa kalian telah memberikan sejarah terbaik bagi negara, bagi anak dan cucu kalian di masa mendatang, bahwa kalian pernah memberikan yang terbaik untuk negeri ini dan ditiru kemudian," kata Imam berpesan.
"Apa yang telah terjadi di Singapura kemarin, harus kita evaluasi bersama-sama agar kita bisa meraih prestasi yang lebih baik di kesempatan selanjutnya," ucapnya melanjutkan.
Sebelumnya, Deputi IV Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, menyebutkan bahwa total bonus yang diberikan adalah 34 Miliar 5 juta 681 ribu rupiah. Dengan rincian sebagai berikut:
ATLET
Emas tunggal: 200 juta
Emas Regu: 100 juta
Perak tunggal: 50 juta
Perak regu: 25 juta
Perunggu tunggal: 30 juta
Perunggu regu: 15 juta
PELATIH:
Emas: 60 juta
Perak: 40 juta
Perunggu: 25 juta
ASISTEN PELATIH:
Emas: 30 juta
Perak: 20 juta
Perunggu: 12.5 juta (ptr/ptr)