Tingkah konyol Sterling itu akhirnya mendorong Liverpool untuk lebih cepat melepasnya dan kesediaan City untuk meningkatkan nilai tawaran membuat Sterling akhirnya pergi dari Anfield.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Situasi yang ada saat ini sejatinya sangat mudah. Klub telah mendapatkan kesepakatan dengan klub lainnya mengenai Sterling dan kini ia tinggal menunggu tes medis," ujar Rodgers dalam konferensi pers di Bangkok.
"Sama sekali tak ada rumor tentang itu (perpecahan Rodgers dengan Sterling)," tutur mantan pelatih Swansea City ini menambahkan.
Dalam perjalanan karier Sterling, Rodgers sendiri boleh dibilang merupakan salah satu pelatih yang memiliki jasa besar baginya.
Sejak kedatangan Rodgers ke Liverpool di awal musim 2012/2013, pelatih berusia 42 tahun itu dengan berani memberikan kepercayaan pada Sterling untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain di lapangan.
Kepercayaan Rodgers itu berbuah manis. Sterling menjelma jadi salah satu pemain muda paling berbakat di Eropa. Penghargaan Golden Boy Award 2014 menjadi salah satu bukti kehebatan Sterling.
Pada awalnya, Liverpool sendiri bersikeras tidak akan melepas Sterling atas tawaran di bawah 50 juta poundsterling, namun City akhirnya sukses meluluhkan Liverpool dengan tawaran 1 juta poundsterling lebih rendah. (ptr/ptr)