"Secara umum, perkembangan seharusnya terjadi di enam bulan pertama. Sekarang sudah sembilan bulan dan Bianchi belum juga sadar. Tidak ada perkembangan signifikan," ucap Philippe seperti dilansir Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecelakaan yang dialami pebalap 25 tahun itu diklaim sebagai yang terburuk di ajang F1 sejak meninggalnya Ayrton Senna di Imola pada 1994.
"Seiring dengan berjalannya waktu, saya semakin pesimistis, dibanding dua atau tiga bulan setelah kecelakaan terjadi," ucap Philippe.
Philippe mengaku sedih melihat kondisi anaknya saat ini. Pasalnya, sebelum kecelakaan di GP Jepang, Philippe dan Bianchi sempat membicarakan kondisi legenda balap F1, Michael Schumacher, yang sempat koma lima bukan karena kecelakaan bermain ski.
"Kami membicarakannya. Dia bilang, jika suatu hari nanti dia mengalami kecelakaan seperti Schumacher, jika kondisi cacatnya membuat dia tidak bisa mengemudi, dia tidak bisa menerimanya," ucap Philippe.
"Membalap adalah sudah menjadi bagian hidupnya."
Bianchi tampil di 34 seri F1 bersama Marussia sepanjang musim 2013 dan 2014. Prestasi terbaiknya adalah menduduki peringkat sembilan di GP Monaco. (har/har)