Dalam lima tahun terakhir, Barcelona defisit hingga 243 juta euro (setara Rp3,5 triliun) karena transfer pemain. Pembelian pemain seperti Neymar dan Luis Suarez membuat Barcelona defisit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Madrid hanya defisit 164 juta euro (setara Rp2,3 triliun) meski membeli banyak pemain mahal dalam lima tahun terakhir seperti Gareth Bale, James Rodriguez, dan Toni Kroos.
Meski defisit cukup banyak, Madrid tetap dinobatkan Forbes sebagai klub olahraga dengan nilai jual tertinggi di dunia untuk kali ketiga beruntun.
Di posisi ketiga terdapat Valencia yang defisit 65 juta euro dalam lima tahun terakhir. Selanjutnya ada Real Betis (defisit 7 juta euro) dan Deportivo La Coruna (1 juta euro).
Sevilla menjadi klub La Liga paling surplus di bursa transfer. Los Nervionenses mendapatkan keuntungan hingga 105 juta euro dari penjualan pemain seperti Ivan Rakitic, Carlos Bacca, Jesus Navas, dan Alvaro Negredo. (har/har)