Pebalap Inggris dari tim McLaren, Jenson Button mengunggah cuitan: "Semalam kami kehilangan seorang lelaki hebat dan juga seorang pejuang sejati. #RIPJules."
"Duka cita saya untuk keluarga dan rekan-rekannya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan rasa kehilangan yang dialami keluarga dan dunia olahraga. Yang saya bisa saya katakan adalah, suatu kehormatan bisa mengenal dan membalap denganmu."
Melalui pernyataan resmi, John Booth, prinsipal tim Manor Marussia mengatakan, "Jules adalah talenta yang bersinar. Ia ditakdirkan untuk mencapai hal-hal hebat di olahraga kami; sukses yang sangat pantas ia dapatkan."
"Ia juga seorang manusia yang luar biasa, dan membuat banyak orang terkesan di seluruh dunia. Mereka, dan juga kami, mengenalnya bukan hanya sebagai seorang pebalap yang bersemangat namun juga orang yang sangat hangat, sederhana, dan sangat disukai, yang membuat garasi dan hidup kami bersinar."
Kata-kata baik untuk Bianchi juga disampaikan oleh pengamat F1 yang sempat memiliki tim balapan, Eddie Jordan. Ia berkata bahwa Bianchi sebelum kecelakaan di GP Suzuka itu, Bianchi sedang berkembang menjadi pebalap kelas dunia.
"Sangat jarang sekali kami menemukan permata seperti Lewis Hamilton, Ayrton Senna, dan Michael Schumacher. Jules memiliki potensi untuk berada sama dengan mereka," kata Jordan.
"Bianchi sangat dihormati, dicintai, dan dikagumi. Seorang anak laki-laki yang hebat dan calon juara dunia." (vws)