Ini adalah kali kedua Bartomeu menjadi presiden Barcelona, setelah pada 2014 lalu dipercaya menggantikan peran Sandro Rosell yang tersandung kasus hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Barcelona diguncang banyak masalah di periode kepemimpinan Rosell dan Bartomeu, terutama kasus transfer Neymar, presiden 52 tahun itu tetap mendapat kepercayaan. Sukses Barcelona meraih treble musim lalu menjadi nilai plus bagi Bartomeu.
Bartomeu memutuskan untuk memajukan jadwal pemilihan presiden satu tahun lebih awal setelah Barcelona dilanda krisis. Selain masalah kasus transfer Neymar, Barcelona juga sedang menjalani sanksi FIFA karena perekrutan pemain di bawah umur.
Barcelona juga sempat mengalami krisis internal yang berujung pada pemecatan Andoni Zubizarreta dari kursi direktur olahraga. (har/har)