"Kekhawatiran saya adalah, apakah ia akan cocok dengan gaya bermain penguasaan bola dengan umpan-umpan pendek, tajam, yang disenangi Rodgers? Brendan ingin agar timnya main dari tengah, ketimbang mengirimkan bola untuk Benteke dari umpan silang," kata Carragher dalam kolomnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Carragher berpendapat bahwa Benteke tidak akan bernasib seperti Andy Carroll yang langsung dijual oleh Rodgers ketika sang pelatih tersebut mengambil alih peran Kenny Dalglish sebagai pelatih.
"Memang orang-orang telah mengatakan kemiripan antara Benteke dan Andy Carroll dan banyak yang menunjukkan fakta bahwa Rodgers tak butuh waktu lama untuk menyingkirkan Carroll. Namun keputusan itu bukan karena Carroll adalah seorang yang tinggi besar."
"Hal itu karena Carroll tidak memiliki kecepatan dan pergerakan yang baik, sementara Benteke tidak memiliki masalah dengan hal itu."
Carragher berpendapat bahwa para pendukung Liverpool tidak menyambut Benteke dengan antusias karena mereka sudah mengenalnya terlebih dahulu di Liga Inggris.
Hal ini berbeda dengan Roberto Firmino yang sebelumnya bermain di Hoffenheim sehingga masih ada aura misteri yang mengelilinginya dan pendukung Liverpool berharap ia akan menjadi Luis Suarez selanjutnya.
"Meski kami telah terkesan dengan cara Benteke mengobrak-abrik tim lain, kami juga tahu sentuhan pertamanya buruk, dan terkadang ia kehilangan semangat."
"Ia bisa menakutkan sekaligus juga membuat frustrasi di saat yang bersamaan." (vws)